Thursday, 25 January 2018

Rahasia sedekah

Rahasia sedekah

Bertambahnya rezeki
Rasulullah saw bersabda:
Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)


Terhindar dari bahaya
Rasulullah bersabda:
Mulai pagi harimu dengan sedekah, barang siapa yang memulai pagi harinya dengan sedekah ia tidak akan terkena sasaran bala. (Al-Wasaail 6: 257, hadis ke 15)


Bertambahnya keimanan
Imam ja'far Ash-shadiw (sa) berkata:
"Tidaklah sempurna keimanan seorang hamba sehingga ia melakukan empat hal: Berakhlak baik, bersikap dermawan, menahan karunia dari ucapan, dan mengeluarkan karunia dari hartanya. (Al-Wasail 6:259, hadis ke 21)


Penjagaan allah sepanjang hari
Imam ja'far Ash-shadiq (sa) berkata:
"Awali pagi harimu dengan sedekah,gemarlah bersedekah. Tidak ada seorang mukmin pun yang beremsedekah karena mengharapkan apa yang di sisi allah untuk menolak keburukan yang akan turun dari langit ke bumi pada hari itu, kecuali allah menjaganya dari keburukan apa yang akan turun dari langit ke bumi pada hari itu. (Al-wasail 6:267, hadis ke 3)


Sedekah di malam hari dan siang hari
Imam ja'far Ash-shadiq (sa) berkata:
"Sesungguhnya sedekah di malam hari dapat memadamkan murka allah, menghapus dosa besar dan mempermudah perhitungan amal; sedekah di siang hari dapat menumbuhkan harta dan menambah umur." (Al-Wasail 6:273 hadis ke 2)


Sedekah itu mensucikan jiwa
Allah taala berfirman:
"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dan mendoalah untuk mereka, sesungguhnya dia kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan allah (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka, Dan allah mendengar lagi maha mengetahui. "(QS At-Taubah: 103)

Friday, 12 January 2018

Menemukan Hal-hal Penting dalam wawancara

  Dalam wawancara ada dua pihak yang terlibat, yaitu pewawancara dan narasumber.
Narasumber sebaiknya orang yang benar-benar menguasai informasi sesuai dengan topik wawancara agar pewawancara mendapatkan informasi sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai contoh, jika anda ingin mendapatkan informasi tentang sebuah kegiatan, Anda dapat melakukan wawancara dengan ketua panitia kegiatan tersebut sebagai narasumber.
  Langkah-langkah yang perlu di perhatihan agar dapat menuliskan kembali hal-hal penting yang di kemukakan narasumber dengan bahasa yang komunikatif sebagai berikut.
1. Mendata hal-hal penting yang dikemukakan narasumber
       Ketika mendengarkan wawancara, Anda harus memusatkan perhatian (konsentrasi) pada isi wawancara. Ikuti wawancara mulai awal hingga akhir. Anda juga harus mendata atau mencatat hal-hal penting yang disampaikan narasumber berdasarkan pertanyaan pewawancara.
2. Menuliskan hal-hal penting dengan kalimat yang komunikatif
        Berdasarkan hal-hal penting yang telah dicatat, Anda akan lebih mudah menuliskannya kembali menggunakan bahasa yang komunikatif.

*Mengubah Teks Wawancara Menjadi Narasi
        Teks wawancara merupakan bentuk penyajian informasi berupa tanya jawab antara pewawancara dan narasumber. Untuk menceritakan atau menyampaikan kembali hasil wawancara kepada orang lain, teks wawancara perlu di ubah dalam bentuk narasi. Narasi adalah bentuk karangan yang berisi rangkaian peristiwa yang di ceritakan secara berurutan (kronologis). Halini di maksudkan untuk menghemat tempat rubrik dan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada pembaca mengenai isi wawancara. Melalui bentuk narasi, hasil wawancara menjadi lebih ringkas, jelas, dan efisien.
       Beberapa langkah yang perlu dialkukan untuk mengubah teks wawancara menjadi narasi sebagai berikut.
1. Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung
        Dalam sebuah wawancara, jawaban yang dikemukakan oleh narasumber berupa kalimat langsung, yaitu pendapat atau ujaran yang disampaikan secara langsung oleh orang yang bersangkutan. Kalimat langsung ditandai dengan penggunaan tanda petik ("..."). Agar menjadi bentuk narasi, kalimat langsung tersebut harus diubah menjadi kalimat tidak langsung.
2. Mengubah teks wawancara menjadi narasi
          Pengubahan teks wawancara menjadi narasi adalah agar teks wawancara menjadi lebih ringkas, tetapi jelas dan runtut. Cara mengubahnya dengan merangkai kalimat-kalimat tidak langsung kedalam beberapa kalimat yang jelas dan runtut. Bagian-bagian kalimat yang dianggap kurang penting dihilangkan. Hal yang harus anda ingat dalam mengubah teks wawancara menjadi narasi adalah percantuman sumber wawancara dan narasumber. Bagian-bagian wawancara yang kurang perlu dihilangkan, namun keutuhan isi harus tetap terjaga.
3. Mentunting narasi
            Hal-hal yang perlu disunting adalah penggunaan ejaan, tanda baca, pilihan kata (diksi), susunan kalimat, kepaduan antarkalimat, dan kepaduan antarparagraf. Jika ada hal-hal yang dianggap kurang tepat, perbaikilah dengan segera! Anda juga dapat menukarkan teks narasi yang telah anda susun dengan milik teman anda. Dengan cara demikian, penyuntingan akan menjadi lebih cermat sehingga dapat dihasilkan suntingan yang lebih baik.

*Menyimpulkan Isi Wawancara
        Dalam kegiatan wawancara, seorang wawancara akan mencari informasi atau keterangan mengenai suatu topik atau permasalahan kepada narasumber (orang yang dimintai informasi). Topik atau permasalahan yang dibicarakan dalam wawancara tentu selalu berbeda. Hal tersebut bergantung pada apa yang dibutuhkan oleh pewawancara. Begitu pula dengan pendengar.
         Beragam topik wawancara sering disiarkan melalui media, baik televisi maupun radio. Ada wawancara yang bertema politik, ekonomi, sosial budaya, hiburan, pariwisata dan sebagainya.
Setelah mendengarkan atau menyimak suatu wawancara, Anda diharapkan dapat menyimpulan isinya. Langkah-langkah yang perlu dilakukan sebagai berikut.
1. Mendata pikiran, pendapat, dan gagasan narasumber
         Agar dapat mendata pikiran, pendapat, dan gagasan narasumber, anda perlu memahami inti pertanyaan yang dikemukakan oleh pewawancara kemudian mencatat. Tidak semua jawaban narasumber harus dicatat. Anda harus selectif dalam mencatat. Anda cukup mencatat hal-hal yang sesuai dan berkaitan langsung dengan inti pertanyaan.
2. Menuliskan informasi
           Berdasarkan data yang telah anda catat, Anda mendapatkan data yang konkret dan objectif tentang pernyataan narasumber sehingga memudahkan Anda dalam menuliskan informasi secara runtut.
3. Menyimpulkan pikiran, pendapat, dan gagasan narasumber
            Berdasarkan informasi yang telah Anda tulis, Anda dapat menyimpulkan pikiran, pendapat dan gagasan narasumber yang terdapat dalam wawancara. Simpulan yang baik berupa pernyataan singkat, tetapi dapat mewakili atau merangkum semua pernyataan yang terungkap dalam wawancara.

Thursday, 11 January 2018

Menyampaikan pendapat dalam diskusi dan menemukan informasi dalam bahan diskusi

   Pernahkah anda mengamati atau berperan langsung dalam suatu diskusi?Diskusi merupakan cara paling efektif untuk mencari solusi setiap masalah. Diskusi berarti pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Karena berbentuk kegiatan ilmiah, semua tindakan harus mencerminkan sikap ilmiah. Sikap tersebut ditunjukkan dengan penggunaan dasar-dasar keilmuan,teori dan referensi yang cukup.
   Pada saat diskusi.setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya terkait topik dan masalah yang didiskusikan. Terdapat berbagai pendapat, di antara pendapat yang menyatakan persetujuan, sanggahan atau bantahan, dan penolakan. Semua jenis pendapat tersebut harus disampaikan dengan bahasa yang santu dan objectif disertai alasan yang logis.
Itulah informasi tentang menyampaikan pendapat dalam diskusi

  Menemukan informasi dalam bahan diskusi
   Membaca intensif adalah kegiatan membaca yang dilakukan secara cermat dan teliti terhadap teks yang di baca. Membaca intensif dapat di terapkan dalam upaya mencari informasi yang bersifat detailm. Selain hal tersebut, membaca intensif juga dapat diterapkan untuk mencari informasi sebagai bahan diskusi. Artinya, dengan membaca secara cermat anda dapat menentukan sebuah pokok persoalan atau perihal yang menarik dari suatau teks bacaan untuk dapat dijadikan bahan diskusi.
   Sebuah masalah dikatakan layak sebagimai bahan diskusi apabila memenuhi syarat-syarat berikut.
1.Menarik(menarik minat perhatian untuk dibicarakan)
2.Bersifat aktual(sedanf hangat di bicarakan oleh masyarakat)
3.Bersifat faktual(ada data yang mendukung untuk dibicarakan)
4.Bersifat urgen(menyangkut kepentingan banyak orang)
5.Sesuai dengan tingkat pengetahuan peserta diskusi
6.Problematik atau kontradiktif(hal-hal yang belum terpecahkan atau menjadi masalah
7.kontroversial(masalah yang menimbulkan perdebatan)

Contoh surat lamaran kerja simple

Surat lamaran kerja sangat dibutuhkan oleh semua kalangan guna melamar pekerjaan baru baik untuk kamu yang baru lulus kuliah, pindah kerja, cari suasana baru maupun fresh graduate.Mau melamar kerja sebagai karyawan di sebuah PT? yang pasti butuh surat lamaran kerja dan juga cv donk. Ini dibawah kami sediakan contoh surat lamaran kerja yang simpel karna yang terpenting dari surat lamaran kerja adalah informasi datanya kalo masalah di terimanya tergantung keberuntungan hhe





                   Surabaya,12 january 2018

Kepada Yth Bpk/ibu
HRD di tempat

Dengan hormat
Yang bertanda tangan di bawah ini
Nama:johan
Tempat&tanggal lagir: Bangkalan, 23 oktober 2995
Jenis kelamin: Laki laki
Agama:islam
Alamat:dsn pajudan kec,kwanyar kab,bangkalan
No Hp:083852830XXX

Bersamaan dengan ini saya lampirkan
1.Foto copy ktp
2.Foro coy ijazah terakhir
3.Foto copy kartu keluarga
4.Foto copy skck
5.Daftar riwayat hidup
6.Pas foto 4x6

Demikian surat lamaran ini saya buat besar harapan saya agar bisa di terima di perusahaan yang Bpk/ibu pimpin atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

                                         Hormat saya
                                               Johan

Thursday, 29 September 2016

Membuat Sinopsis Novel

    Novel adalah karya sastra yang berupa cerita rekaan yang menceritakan kehidupan manusia dalam beberapa peristiwa, terjadi pergolakan sehingga mengubah nasib tokohnya. Sebuah novel terbentuk karena unsur intrinsik, diantanya tema, alur, latar, penokohoan, sudut pandang, dan amanat.
     Membaca novel membutuhkan waktu yang relatif lama karena novel biasanya terdiri atas berlembar-lembar halaman. Salah satu cara paling cepat untuk dapat mengetahui isi sebuah novel adalah dengan membaca sinopsisnya.
     Sinopsis hanya mencantumkan garis besar cerita, tidak sampai pada rinciannya. Akan tetapi, dengan sinopsis Anda punya bekal cukup untuk ikut berdiskusi dengan teman-teman yang telah membaca novel yang sama. Saat menulis sinopsis novel, Anda harus memerhatikan gagasan asli pengarang dan urutan ceritanya. Anda tidak boleh memasukkan cerita baru dalam sinopsis yang dibuat. Penggunaan bahasa yang efektif akan sangat membantu dal memaknai isi dan maksud cerita
    Dalam suatu novel terkandung unsur intrinsik dan ekstrinsik. Membuat sinopsis novel adalah membuat ringkasan novel. Agar dapat membuat ringkasan dengan baik, perhatikan hal-hal di bawah ini.
1.  Membaca naskah novel yang asli.
2.  Membaca berulang kali bagian novel yang sulit dimengerti.
3.  Mencatat atau menggarisbawahi gagasan utama.
4.  Menemukan tokoh utama dalam novel
5.  Menemukan pesan yang terkandung dalam cerita.
6.  Menyusun kembali karangan singkat berdasarkan gagasan utama. Susunlah sinopsi sesuai urutan cerita.

Menyimpulkan Isi teks dengan Teknik Membaca Cepat

    Membaca merupakan suatu keterampilan. Kemampuan membaca seseorang berbeda-beda.
Kemampuan seseorang dalam membaca dapat diketahui dari kecepatan membacanya. Pada umumnya, kecepatan membaca diukur dari banyaknya jumlah kata yang terbaca dalam satu menit. Setiap orang dapat meningkatkan kemampuannya dalam membaca cepat. Kecepatan membaca ini juga harus diimbangi dengan keefektifan membaca, artinya mambu memahami isi bacaan. Pembaca yang baik akan mendapat 80-90% pemahaman isi bacaan dari teks yang dibaca dalam waktu yang telah ditentukan.
   Dengan membaca cepat, Anda diharapakan mampu memahami gagasan pokok bacaan secara tepat dalam waktu yang relatif singkat. Mengapa kita perlu mempunyai kemampuan membaca cepat? Banyak manfaat yang kita peroleh, di antaranya menggali berbagai pengetahuan, memperkaya perbendaharaan kata, dan dengan membaca cepat kita dilatih untuk bekerja cepat sehingga pekerjaan cepat selesai. Ada banyak cara untuk meningkatkan kecepatan membaca, antara lain seperti berikut.
1.  Berlatih konsentrasi
     Saat membaca, terjadi kerja sama antara mata dan otak. Jika mata atau otak tidak bekerja dengan baik, hasil membaca juga tidak baik. Oleh karena itu, konsentrasi juga perlu dilatih. Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk membaca dengan konsentrasi. Ada orang yang dapat berkonsentrasi jika mendengarkan musik, ada pula yang lebih enak jika membaca dan sambil makan. Ada pula yang memilih membaca dalam suasana hening. Seorang pembaca yang terlatih dapat berkonsentrasi membaca dalam berbagai situasi. Ia dapat membaca dalam suasana hening, diiringi musik, saat berada dalam kendaraan selama perjalanan atau situasi
2.  Berlatih membaca dalam hati (tanpa suara)
      Membaca dengan bersuara merupakan kebiasaan yang kurang baik, bahkan terkadang dapat mengganggu orang lain. Misalnya anda membaca di perpustakaan sambil bersuara, orang-orang di perpustakaan itu pasti akan merasa terganggu. Selain akan mengganggu orang lain, kebiasaan tersebut juga dapat mengurangi konsentrasi sebab otak kita melalukan empat pekerjaan sekaligus. Keempat pekerjaan itu, yaitu membaca, bersuara, mendengar, dan memahami isi bacaan.
      Cara mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan bersuara saat membaca, yaitu menggerakan bibir saja tanpa mengeluarkan suara. Hal ini harus sering dilatih agar semakin terampil membaca dalam hati tanpa menggerakkan bibir dan bersuara.

Tuesday, 14 January 2014

Menulis Laporan

    Pernahkah Anda menyusun sebuah laporan? Laporan dapat di tulis dengan menggunakan beberapa model, yaitu model penulisan naratif (cerita), deskripsi (penggambaran), dan ekspositif (penguraian). Sebuah laporan dapat di sampaikan dalam bentuk tulis maupun lisan.
    Menulis laporan berarti menyampaikan suatu keterangan mengenai peristiwa atau hal kepada pihak lain. Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam penulisan laporan. Laporan hendaknya di tulis dengan bahasa yang baik dan jelas.  Kata dan kalimat yang di gunakan harus mempunyai ketepatan dan kejelasan makna dan menghindari timbulnya tafsiran ganda. Isinya harus di sajikan secara sistematis dan menggunakan penalaran yang jelas. Sebelum menulis laporan, Anda harus memahami jenis laporan yang akan di susun.
Jenis-jenis laporan sebagai berikut.
1.  Laporan pengamatan
         Laporan pengamatan merupakan kegiatan meninjau sesuatu secara cermat. Agar akurat terhadap apa yang di amati, pengamat perlu mempersiapkan lembaran pengamatan atau blangko pengamatan sebagai instrumen. Laporan pengamatan di buat sesuai dengan hasil pengamatan yang sudah terkumpul dalam lembar pengamatan.
2.  Laporan penelitian
         Laporan penelitian mempuyai bentuk yang sudah baku. Hal ini menjadi syarat mutlak dari suatu kegiatan penelitian. Dalam program penelitian mencakup kegiatan penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, dan penelitian laporan. Adapun kerangka laporan penelitian mencakup pendahuluan, tinjauan kepustakaan, metode, hasil penelitian, dan penutup.
3.  Laporan pengalaman
         Laporan pengalaman disebut juga dengan laporan perjalanan, yaitu pengalaman/perjalanan ke suatu daerah (tujuan). Laporan perjalanan disusun dengan maksud agar orang lain mengetahui pengalaman yang menarik itu.
4.  Laporan hasil diskusi
         Laporan hasil diskusi adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan di sekolah. Dalam diskusi yang bertugas mencatat proses dan hasil diskusi adalah skertaris. Laporan hasil diskusi dijabarkan berdasarkan notulen yang sudah ditulis.
Laporan pengamatan dan penelitian bersifat ilmiah. Kedua laporan ini termasuk ke dalam wacana teknis, maka penulisan laporan harus menggunakan bahasa Indonesia yang baku. Bahasa yang memerhatikan penggunaan ejaan, diksi, dan bentuk yang baik dan benar sesuai EYD. Hal ini disebabkan ragam bahasa baku muncul sebagai tolak ukur. Dalam mengembangkan kereangka laporan menjadi sebuah laporan yang lengkap, selain bahasanya harus baik dan benar, juga harus di pahami oleh pembaca. Oleh karena itu, di perlukan penggunaan bahasa komunikatif dan memerhatikan struktur penulisan.

Berikut ini struktur penulisan laporan ilmiah.
1.  Judul
2.  Nama kegiatan
3.  Latar belakang
4.  Tujuan pengamatan
5.  Waktu pelaksanaan
6.  Tempat lokasi pengamatan
7.  Metode yang di gunakan
8.  Hasil
9.  Penutup (simpulan dan saran)

     Langkah pertama yang harus di lakukan untuk menyusun laporan adalah membuat kerangka laporan, kemudian dikembangkan dalam beberapa paragraf yang tersusun secara baik dab benar, Pengembangan kerangka laporan memuat pola pengembangan dengan urut ruang, waktu, dan tema. Sebelum membuat kerangka laporan Abda juga perlu mencari catatan atau referensi(buku, majalah, koran, brosur, dan sebagainya) yang berhubungan dengan objek laporan.
Adapun bahasa yang digunakan dalam laporan formal sebagai berikut.
1.  Lugas, jelas, dan teratur
2.  Gaya bahasa yang di gunakan harus sesuai dengan bahasa teknis dan disiplin ilmu.
3.  Objektif impersonal dan tidak boleh memihak.
4.  Menghindari penggunaan kata ganti orang pertama (saya, kami) dan kedua, kecuali penggunaan kata kami untuk laporan yang bersifat institusional (badan atau satuan tugas).